Kasih Seorang Ibu

Pada suatu malam seorang anak kecil menghampiri ibunya yang sedang berada di dapur membereskan sisa makan malam. Anak kecil itu menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya kepada ibunya. Setelah sang ibu mengelap kering tangannya lalu ia meraih kertas tersebut dan membacanya. Kertas tersebut berisi tulisan :

* Memotong rumput : 5 Dollar
* Membersihkan dan merapikan halaman : 2 Dollar
* Membersihkan kamarku minggu ini : 1 Dollar
* Pergi ke toko : Setengah Dolar
* Menjaga adik ketika ibu pergi berbelanja : 25 Cent
* Membuang sampah : 1 Dolar
* Mendapat nilai bagus disekolah : 5 Dollar

Total tagihan : 14.75 Dollar

Lalu, sang ibu menatapnya dan sang anak melihat sang ibu memikirkan sesuatu. Sang ibu pun mengambil pulpen. Kertas itu dibaliknya lalu dia menulis:

* Untuk Sembilan bulan aku mengandungmu : GRATIS
* Untuk semua mainan, makanan, baju dan bahkan mengelap hidungmu : GRATIS
* Untuk semua hal dan air mata yang keluar karenamu : GRATIS
* Untuk semua malam dengan ketakutan dan kekhawatiran tentangmu : GRATIS
* Nak, harga kasih sayangku padamu : GRATIS

Ketika sang anak selesai membaca tulisan sang ibu, ia spontan menangis dan menatap sang ibu sambil berkata, “Bu, Aku menyayangimu.” Lalu sang anak mengambil pulpen dan menulis “LUNAS” dengan huruf besar.

[+/-] Selengkapnya...

BOLEHKAH MELIHAT LANGSUNG GERHANA MATAHARI TOTAL ?

ADAKAH diantara kamu yang pernah mengalami peristiwa alam gerhana matahari? (rubrik tentang gerhana baca disini). Apakah saat itu kamu melihat langsung dengan mata kamu? Benarkah pada saat gerhana matahari kamu tidak diperbolehkan keluar rumah? Karena saat itu matahari sedang memancarkan radiasi yang kuat dari biasanya, benarkah? Benarkah memandang langsung matahari saat terjadi gerhana dapat menyebabkan buta?

Mata kamu memiliki retina tempat ”menerima” cahaya yang masuk dan diolah oleh otak sebagai ”gambar” yang kamu lihat, (selengkapnya baca disini). Matahari adalah sumber cahaya yang ”kuat” yang jika kita melihatnya, maka sinar matahari –seperti halnya cahaya lain yang masuk ke mata—akan menuju retina. Jika retina terkena cahaya kuat yang terus menerus dan juga panas, maka retina akan ”hangus” dan rusak, akibatnya adalah pengelihatan kamu terganggu bahkan bisa menjadi buta. Sayangnya mata tidak memiliki ”alarm” rasa sakit pada saat retina kamu ”terbakar”, sehingga yang bisa kamu lakukan adalah berhati-hati terhadap benda-benda yang kamu lihat.


Saat gerhana matahari, orang-orang akan ”tergoda” untuk memandang langsung matahari, sesuatu yang pada saat normal pun memang dapat ”membahayakan” mata kamu. Saat gerhana matahari terjadi, tidak sepenuhnya matahari tertutup oleh bulan, bahkan hingga saat terakhir sebelum gerhana matahari total terjadi, masih ada sedikit matahari yang ”mengintip” berupa sabit, itu sudah cukup membuat rusak retina mata kamu.
Namun pada saat gerhana matahari total terjadi, kamu bisa memandang matahari yang sedang ”gelap” itu dengan segala keindahannya yang langka, INGAT, kamu hanya oleh memandang pada saat bulan menutupi matahari secara total (bukan sebagian).
Tidak ada yang perlu dikhuatirkan tentang bahaya radiasi saat gerhana matahari. Pada saat normal maupun terjadi gerhana matahari, matahari tetap memancarkan energi dan radiasi seperti biasanya. Jadi kamu masih tetap boleh bermain-main atau berada di luar rumah pada saat gerhana matahari terjadi.
Ada beberapa cara aman yang dianjurkan oleh para ahli untuk bisa menikmati gerhana matahari diantaranya :
• Membuat lubang titik di sehelai karton, lalu letakkan menghadap matahari, sehingga ”bayangan” akan muncul di belakang layar penerima, matahari akan nampak di sana, walau tidak tajam, namun bisa menunjukkan saat-saat terjadi gerhana


• Amati bayangan pohon-pohon di tanah pada saat gerhana, kamu akan menemukan bayangan yang menakjubkan

• Sekali lagi JANGAN memandang matahari secara langsung (kecuali pada saat gerhana matahari total terjadi), jangan pula menggunakan film bekas, keping CD, sebagai filter, alat-alat itu tidak menjamin mata kamu ”aman”, kecuali kamu menggunakan filter yang memang dijamin keamanannya yang biasanya dijual di toko-toko teleskop.

Nah, kamu sekarang paham kan, mengapa pada saat gerhana matahari kamu di larang memandang matahari langsung?, dan kamu boleh memandangnya saat GERHANA TOTAL terjadi. Memang tidak semua orang tahu persis kapan saat bulan secara utuh menutupi matahari, sehingga paling aman ya JANGAN MEMANDANG MATAHARI secara langsung, deh.***


sumber: bocah.com

[+/-] Selengkapnya...

Gerhana Matahari Total Awal Agustus



Awal Agustus, tepatnya 1 Agustus 2008, akan menjadi hari libur wajib bagi mereka yang ingin menyaksikan gerhana matahari total.

Menurut laporan yang dirilis BBC, gerhana matahari kali ini merupakan yang pertama dalam dua setengah tahun terakhir di bumi. Sementara bagi warga Kanada, fenomena ini akan menjadi yang pertama sejak gerhana matahari total melintasi negara itu pada 26 Februari 1979.

"Bayangan umbra Bulan akan melintas dari Kanada, kemudian menuju Greenland bagian Utara, Arktik, Rusia bagian tengah, Mongolia, dan berakhir pada saat matahari terbenam di China. Gerhana Matahari sebagian dapat terlihat pada lintasan yang lebih lebar dari bayangan penumbral bulan, yang meliputi Amerika Utara, serta sebagian besar wilayah Eropa dan Asia," tulis BBC.

Yang menarik, bagi warga Negeri Tirai Bambu, fenomena alam ini terjadi hanya sehari jelang pelaksanaan Olimpiade Beijing. Sejumlah pihak di China menganggap gerhana matahari total kali ini menjadi semacam kado indah bagi rakyat China.

"Ini momen yang sangat langka bagi warga China. Kami senang menyambutnya," kata sejumlah warga Beijing. Para pakar astronomi memperkirakan gerhana akan dimulai pada pukul 09.23 UT (16.23 WIB) dan berakhir pada 11.20 UT (18.20 WIB). Sementara puncak gerhana terjadi pada 10.21:07 UT (17.21:07 WIB) ketika matahari berada di atas koordinat 65 derajat Lintang Utara (LU)?72 derajat Bujur Timur (BT), selama dua menit 27 detik.

Selama lebih dari dua jam, umbra bulan akan melintasi jarak sepanjang 10.200 km, yang meliputi 0,4 persen area permukaan bumi. Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari. Walaupun bulan lebih kecil, bayangan bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 km dari bumi lebih dekat dibandingkan matahari yang mempunyai jarak rata- rata 149.680.000 km.

Menurut para ilmuwan, gerhana matahari dibagi dalam tiga jenis, yakni gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Gerhana matahari total terjadi saat puncak gerhana, piringan matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan bulan. Saat itu piringan bulan sama besar atau lebih besar dari piringan matahari. Ukuran piringan matahari dan piringan bulan sendiri berubah-ubah bergantung pada masing-masing jarak bumi-bulan dan bumi- matahari.

Sementara gerhana sebagian terjadi apabila piringan bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan matahari yang tidak tertutup piringan bulan. Adapun gerhana cincin terjadi apabila piringan bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan matahari. Guna menghindari kebutaan, orang dilarang melihat ke arah matahari dengan mata telanjang.

Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer.

Mengamati gerhana matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata jenis sunglasses tidak aman karena tidak bisa menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata.



[+/-] Selengkapnya...

Ilmuwan Jepang dan Mongolia Temukan Fosil Tarbosaurus



TOKYO - Ilmuwan Jepang dan Mongolia belum lama ini sukses menemukan fosil Tarbosaurus di Gurun Gobi yang diperkirakan berusia 70 juta tahun.



Fosil tersebut saat ini dipamerkan di Hayashibara Museum of Natural Science, Okayama, Jepang. Juru Bicara Museum Takuji Yokoyama mengatakan, fosil itu merupakan Tarbosaurus muda yang diperkirkan mati pada usia lima tahun.

"Kami merasa sangat beruntung bisa menemukan fosil Tarbosaurus muda lengkap dengan seluruh bagian-bagian pentingnya. Yang kurang hanya bagian tulang leher dan ujung tulang ekornya," ujarnya. Apa yang ditemukan ilmuwan Jepang dan Mongolia ini sangat penting untuk mengetahui kehidupan dinosaurus, khususnya Tarbosaurus yang merupakan binatang pemakan daging seperti halnya Tyranosaurus.

Dia menambahkan, tinggi fosil Tarbosaurus muda yang ditemukan sekira dua meter. Sementara tinggi Tarbosaurus dewasa bisa mencapai 12 meter. Belum diketahui jenis kelamin binatang purba yang konon musnah akibat tabrakan meteor itu. Yokoyama mengklaim temuan tersebut merupakan terobosan besar dalam dunia ilmu pengetahuan, mengingat kerangka lengkap dinosaurus muda nyaris tidak pernah ditemukan utuh.

"Biasanya rangka dinosaurus muda hancur akibat pelapukan udara atau akibat serangan dari predator yang lain," imbuhnya. Tidak mudah bagi para ilmuwan untuk menemukan fosil berharga itu. Menurut Yokoyama, awal pencarian fosil Tarbosaurus dimulai pada Agustus 2006. Dalam menjalankan misinya, ilmuwan Jepang bergabung dengan ilmuwan di Mongolian Academy of Scientist.

?Dibutuhkan waktu setidaknya dua tahun untuk merelokasi fosil tersebut. Kami berharap temuan ini dapat mengungkap proses perkembangan dan pertumbuhan dinosaurus,? tutur Yokoyama seraya menjelaskan penggalian di Gurun Gobi kali pertama dilakukan ilmuwan Jepang pada 1993.

[+/-] Selengkapnya...

Mengempukkan Daging

bagaimana daging bebek yang alot, bisa menjadi sangat empuk...
Jawabnya: dengan merebus daging sambil memasukkan sendok ke dalam pancinya! Hmm, apa hubungannya sendok dengan daging yang empuk?

Memang, selain secara ilmiah menggunakan panci bertekanan tinggi (presto), ada bermacam-macam cara tradisional mengempukkan daging yang terkadang nampak tidak masuk akal. Selain metode sendok tadi, ada juga yang memasukkan beling atau pecahan gelas ke dalam panci ketika merebus daging, supaya dagingnya empuk. Malahan, di Jawa Tengah, melarutkan beberapa tablet obat sakit kepala Bodrex ke dalam panci adalah teknik mengempukkan daging yang umum. Wah, jangan-jangan semurnya nanti juga bisa menghilangkan sakit kepala!

Tapi, strange as it may seem, it works. Bahkan sendok yang dimasukkan ke panci berhasil mengempukkan daging bebek yang kini sedang saya kunyah. Bagaimana menjelaskan fenomena ini? Mari kita kaji teknik ini secara kimia. Pertama-tama kita teliti dulu: apa sih yang membuat daging terasa keras atau alot? Daging adalah bahan biologis yang umumnya terdiri dari protein dan lemak. Protein inilah yang merupakan bahan utama dari serat daging, yang jika daging dimasak akan membuat daging menjadi alot. Jadi, secara kimia. apa saja yang bisa memutuskan atau mendegradasi protein daging akan bisa membuat daging menjadi empuk. Lalu bagaimana cara kimia untuk mengempukkan daging? Dengan menggunakan meat tenderizer atau pengempuk daging. Bahan utama pengempuk daging ini adalah sebuah enzim yang bernama papain. Papain secara alamiah berasal dari daun pohon pepaya (Carica papaya).

PapainDengan demikian, teknik tradisional yang sahih secara kimia dalam mengempukkan daging adalah membungkus daging dengan daun pepaya. Enzim papain bekerja dengan cara memutuskan ikatan peptida dalam protein sehingga serat protein bisa putus. Alhasil, pada saat matang protein tidak bisa membentuk serat sehingga daging akan menjadi empuk. Selain dengan pemutusan ikatan secara kimia, ikatan peptida juga bisa putus (atau istilah kimianya terdegradasi) oleh suhu yang tinggi. Coba saja gigit daging gosong: empuk kan? Tapi pahit, hehe. Jadi, suhunya bukan sekedar tinggi, tetapi daging harus didiamkan pada suhu yang tinggi dengan waktu relatif lama, supaya ikatan protein bisa putus. Karena udara bukan merupakan penghantar panas yang baik, maka sebagai medium pemanas digunakan air. Semakin tinggi suhu air yang digunakan, semakin cepat pula daging menjadi empuk. Sayangnya, suhu didih air hanya 100oC. Jadi, kalau modalnya hanya air, tidak mungkin daging bebek bisa seempuk yang saya santap waktu itu. Lalu bagaimana caranya? Jawabnya: dengan menaikkan titik didih air.

Bagaimana caranya? Proses air mendidih, dengan gelembung udara yang muncul dari dalam air, sebenarnya merupakan suatu kondisi dimana tekanan uap air sama dengan tekanan udara. Jadi, kalau sebelumnya air dan udara ’terpisah’ oleh permukaan air, karena tekanannya sama maka udara bisa ’masuk’ ke air, menghasilkan gelembung tadi. Air juga ’masuk’ ke udara dengan cara menguap. Nah, titik pada saat air mendidih dipengaruhi oleh berapa tekanan pada ruangan tempat air berada. Makin tinggi tekanannya, makin tinggi pula titik didih air. Contohnya adalah pada panci presto - teknik yang juga lazim digunakan dalam mengempukkan daging. Panci presto biasanya menghasilkan tekanan sebesar 15 psi atau 1.034 bar. Nah, dalam keadaan ini, air mendidih pada suhu 125oC, 25 derajat lebih tinggi dari biasanya. Alhasil, tidak hanya daging, tulang saja bisa jadi empuk!

Mari kita kembali ke teknik memasukkan sendok ke dalam panci. Apa hubungannya dengan titik didih? Disini, tujuannya bukan untuk menaikkan titik didih air, melainkan mengoptimalkan panas yang dihasilkan di dalam air. Meletakkan logam, dalam hal ini sendok, ke dalam air yang mendidih memiliki dua efek. Yang pertama, karena logam adalah penghantar panas yang baik, distribusi suhu di dalam air menjadi lebih baik. Di dalam suatu panci, jika belum mendidih, maka tidak semua suhu air sama. Suhu paling tinggi adalah di dinding panci yang langsung berdekatan dengan sumber panas. Dengan adanya sendok, maka air di tengah panci juga bisa menjadi panas, karena suhu sendok akan sama dengan suhu dinding panci. Dengan demikian, aliran panas ke daging menjadi lebih lancar.

Yang kedua, adalah mencegah efek bumping. Bumping adalah istilah kimia untuk cairan yang menggelegak, atau banyak sekali gelembungnya waktu mendidih. Ingat, udara bukan penghantar panas yang baik! Jadi, juga dalam panci daging ada banyak gelembung udara, pemanasa daging menjadi kurang optimal. Dengan meletakkan benda padat, bisa berupa logam (sendok) atau gelas (beling), gelembung akan muncul dengan ukuran kecil dan terkonsentrasi hanya pada benda padat tersebut. Alhasil, kontak antara air dengan daging bisa lebih optimal, sehingga proses pengempukkan berjalan dengan lebih baik. Oooh, begitu toh!

Lalu, bodrex-nya bagaimana? Kalau Anda menantikan teori canggih mengenai reaksi antara parasetamol dan protein, Anda bakal kecewa, karena itu bukan faktor utama. Ada satu lagi teknik menaikkan titik didih air, yakni dengan melarutkan suatu zat di dalam air. Rumusnya adalah sebagai berikut:

ΔT BP = i x kb x m

Dimana ΔT BP adalah kenaikan titik didih, i adalah faktor Van’t Hoff, m adalah molalitas (suatu besaran yang menyatakan kepekatan larutan), dan kb adalah konstanta ebulioskopik (suatu konstanta yang bergantung pada jenis pelarut). Jadi, jika kita menambahkan zat terlarut (dalam hal ini, bodrex) ke dalam panci, maka titik didih air akan naik. Hal yang sama juga terjadi ketika bumbu-bumbu seperti merica, garam, dan santan ditambahkan ke dalam air, sehingga kalau Anda perhatikan, titik didih soto ayam lebih tinggi daripada air biasa. Bedanya, bodrex tidak meninggalkan rasa, dan zat-zat aktifnya akan kehilangan efeknya karena terdegradasi oleh suhu tinggi. Jangan kuatir, semur daging yang dihasilkan hanya akan empuk, tapi tidak bisa menyembuhkan sakit kepala, hehe.




sumber: jalansutra.or.id

[+/-] Selengkapnya...

Shaken, not Stirred

MartiniPermintaan ini dipopulerkan oleh Mr. Bond (James Bond, bukan Bondan Winarno) dalam film-filmnya. Ketika mampir di bar, mata-mata jagoan ini selalu memesan martini dengan es sambil berkata ‘shaken, not stirred’, atau dikocok, tidak diaduk. Permintaan ini menunjukkan gaya keren dari Mr. Bond yang lidahnya bisa membedakan antara martini yang diaduk dengan martini yang dikocok. Tetapi, apakah secara kimia ada perbedaannya?


Perbedaannya tentu saja ada, walaupun belum tentu bisa terasa di lidah. Pengocokan dan pengadukan dua-duanya adalah proses mencampur es dengan martini sehingga suhu martini menjadi turun dan nikmat untuk diminum. Namun, metode keduanya berbeda. Kalau dikocok, berarti gelasnya digetarkan saja. Kalau diaduk berarti digunakan sebuah batang untuk mengaduk martini dan es, atau di laboratorium disebut proses agitasi.

Batang pengaduk yang digunakan harus dicelupkan ke dalam martini dengan es. Ini membuat adanya asupan zat ‚asing’ berupa batang pengaduk tadi, dibandingkan dengan proses pengocokan yang bebas kontaminasi. Apakah ada pengaruh terhadap rasa? Ini tergantung dari jenis batang pengaduknya, namun pengaruhnya pasti ada. Jika batang yang digunakan terbuat dari kayu, maka calon kuat untuk kontaminannya adalah Klorin (Cl2). Zat ini digunakan sebagai agen pemutih (bleaching agent) yang sekaligus berfungsi sebagai desinfektan, untuk membersihkan kayu dari bakteri patogen dan pengotor lainnya. Klorin mempunyai aroma yang khas, biasanya paling mudah ditemui di kolam renang yang menggunakan klorin juga sebagai desinfektan. Klorin pula yang menyebabkan bau pada sumpit kayu sekali pakai. Nah, jika yang dipakai untuk mengaduk martini Mr. Bond adalah kayu, pasti rasa klorinnya tercium.

Jika yang digunakan sebagai pengaduk adalah batang dari plastik, maka kemungkunan besar bahan plastik yang digunakan adalah Polietilena atau PE. Bahan ini bisa dibuat menjadi food grade (aman untuk digunakan sebagai pembungkus makanan). Bahan PE sendiri biasanya tidak larut dalam air, melainkan larut dalam minyak. Jadi, kalau PE digunakan di dalam air, maka aman-aman saja. Apalagi kalau suhunya rendah seperti martini Mr. Bond, tidak akan ada resiko bahwa PE-nya meleleh dan tercampur di dalam air. Tetapi, apakah berarti PE sama sekali tidak mempengaruhi rasa? Belum tentu. Bahan PE tidak hanya mengandung polimer utamanya saja, tetapi juga mengandung zat-zat kimia lain yang bertugas membantu proses polimerisasinya, seperti katalis, akselerator, atau zat pelunak (plasticizing agent). Nah, walaupun PE-nya aman, namun zat-zat kimia inilah yang bisa ‚bocor’ (lepas dari rantai polimer PE) dan terserap ke dalam minuman. Yang paling sering ‚bocor’ adalah zat pelunak. Mengapa demikian?

Diisononyl PhthalateProses polimerisasi polietilena merupakan proses ‘penyambungan’ dari monomer etilena (C2H4). Jadi, monomer etilena yang pendek, disambung sehingga membentuk rantai yang panjang dengan bantuan katalis. Jika rantainya semakin panjang dan berat molekulnya meningkat, maka ikatan molekul antara polimer akan cukup kuat sehingga molekul bisa berubah menjadi sebuah benda padat. Nah, benda padat inilah yang disebut polietilena. Polietilena murni akan membentuk sebuah bahan padat yang getas (mudah patah), jelas tidak bisa digunakan sebagai pengaduk minuman. Untuk mengubah PE menjadi batang plastik yang lentur, diperlukan molekul-molekul kecil yang bisa ‘menyempil’ diantara rantai polimer untuk memberi jarak antar rantai. Akibatnya, densitas material akan menurun dan bahan PE menjadi lentur. Salah satu contoh zat pelunak yang umum digunakan Diisononil Ftalat (DINP). Zat inilah yang bertanggung jawab untuk bau plastik kalau Anda belanja dengan plastik keresek warna hitam. Nah, bau ini mungkin juga masuk ke martini Mr. Bond, apalagi kalau pengaduknya berwarna hitam (warna hitam membuka kemungkinan bahwa plastik yang digunakan adalah hasil daur ulang atau recycle).

Molekul Air - 202Selain kontaminasi, faktor apa lagi yang menyebabkan Mr. Bond lebih menyukai pengocokan daripada pengadukan? Faktor ini mungkin lebih penting karena mudah terasa di lidah. Pernahkah Anda mencoba memasukkan sebongkah es pada teh manis panas? Coba bandingkan, yang mana yang akan membuat es lebih cepat hilang: dengan diaduk atau dibiarkan saja? Dengan diaduk tentu saja. Lalu apa lagi yang bisa diperhatikan ketika es tidak diaduk? Ya, air teh di dekat es akan lebih dingin, sementara air di dasar gelas tetap panas. Es memiliki sifat khusus. Sejak SMP kita sudah tahu bahwa air memiliki anomali, yakni mencapai densitas tertinggi pada 4oC, bukan pada titik bekunya di 0oC. Ini adalah akibat dari penyusunan molekul air yang berbentuk huruf V (H-O-H) dengan sudut 104.5o. Bayangkan molekul air sebagai bumerang-bumerang kecil, makan pada 4oC, bumerang ini berada dalam kondisi acak namun memiliki jarak rata-rata yang sangat dekat satu sama lainnya. Sementara, pada suhu 0oC, bumerang tersusun rapi (lihat gambar), karena ikatan hidrogen antara H dan O memaksa demikian. Itulah sebabnya densitas es lebih rendah dari air, karena susunan bumerang tadi membentuk ruang pada es, sementara pada air tidak.

Molekul AirSebongkah es, memiliki sifat yang unik. Di bagian tengahnya yang padat, molekul air membentuk susunan bumerang teratur yang berongga. Namun, di bagian luarnya, terdapat air teh manis panas, dimana bumerang molekul air bergerak bebas dengan jarak yang jauh. Nah, di permukaan es, ada wilayah antara, dimana bumerang sudah tidak tersusun rapi, namun tersusun acak dalam jarak rata-rata yang dekat, sebelum akhirnya menjauh dan masuk ke dalam air teh. Disinilah kunci perbedaan antara pengadukan dengan pengocokan: dalam proses pengadukan, lapisan ini dipaksa mencampur dengan air teh karena bongkahan es selalu bergerak. Sementara dalam proses pengocokan, pencairan es terjadi perlahan-lahan membentuk gradasi temperatur. Karena kelarutan alkohol (dalam martini) dalam air (es yang mencair) berbeda untuk suhu yang berlainan, rasa martini pun menjadi unik dan berbeda jika dikocok, tanpa diaduk. Secara sederhana, proses pendinginannya akan terjadi pelan-pelan, sehingga rasa martini lebih langgeng. Apakah Anda bisa merasakannya? Kalau tidak, berarti Anda belum cocok untuk menjadi penerus Agen 007, hehehe.


[+/-] Selengkapnya...

Tips

Dimana ada kasih, disitu ada kehidupan (Mahatma Gandhi)


Waktu sulit tidak berkepanjangan tetapi manusia tabah tetap kekal (Robert Schuller)


Hati manusia memikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya (Amsal)


Hanya sedikit dari kita yang melihat dan merasakan dengan mata dan hati milik kita sendiri (Albert Einstein)


Semua orang bisa marah, tetapi marah pada saat dan kondisi yang tepat tidaklah mudah (Socrates)


Adalah pikiran yang membuat sehat atau sakit, sengsara atau bahagia, kaya atau miskin


Kita tidak akan menemukan jalan menuju sukses. Kita harus merakitnya sendiri (Anonim)


Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang-ulang. Karena itu, keunggulan bukanlah suatu perbuatan melainkan sebuah kebiasaan (Aristoteles)


Kepercayaan diri memberikan inspirasi mengagumkan kepada yang memilikinya(John Milton)


Ketekunan adalah hasil dari kerja keras yang anda lakukan setelah lelah bekerja keras (Newf Gingrich)