Jalanan Macet? Terbang Saja


Glenn Martin dan Anaknya Harrison, saat demo Jet Pack
WISCONSIN - Sebuah jet portable kini memungkinkan setiap orang untuk bisa terbang menuju tempat yang diinginkan dengan tepat waktu.

Seorang pria asal New Zealand berhasil membuat sebuah jet yang dapat membawa seorang penumpang menuju tempat tujuan, hanya dengan cara menggendong jet tersebut. Glenn Marting, sang penemu jet portable, mengklaim jet tersebut sebagai perangkat jet praktis yang pertama kali ada di dunia.

Dilansir melalui Ananova, Kamis (31/7/2008), Martin baru saja mendemonstrasikan jet portable tersebut di hadapan ribuan orang di Wisconsin. Dalam demo tersebut, Martin memerintahkan anaknya, Harrison, yang masih berusia 16 tahun, untuk menggunakan helm dan menggendong perangkat tersebut.

Tidak lama kemudian, mesin jet pun menyala dan membawa Harrison terbang secara perlahan. Namun untuk mengantisipasi Harrison terbang terlalu tinggi, Martin dan seorang temannya harus memegang kuat kedua sisi jet. Hasilnya, Harrison dapat terbang di ketinggian hingga 300 meter dari dasar tanah. Tidak hanya itu, Harrison pun sempat melayang-layang di udara selama 45 detik sebelum kembali menapakkan kakinya kembali.

Jet Pack buatan Martin ini secara teoretis memiliki kemampuan terbang sejauh 30 mil dengan daya tahan selama 30 menit dalam kondisi bensin terisi penuh. Perangkat jet ini mengonsumsi lima galon bensing sebagai energi.

Martin yakin temuannya ini akan berguna untuk institusi perbankan yang membutuhkan perangkat terbang super-ringan, setidaknya berukuran berat 115 kilogram dan mampu membawa terbang satu orang saja. Keyakinannya itu pun ia wujudkan dengan keputusannya untuk menjual perangkat tersebut seharga 50.000 euro.

Pesawat yang dilengkapi dengan dua tabung (mirip dengan tabung penanak nasi) ini sangat efektif digunakan oleh kalangan kantoran untuk menghindari kemacetan jalan.

sumber: okezone.com

No comments:

Post a Comment

Tips

Dimana ada kasih, disitu ada kehidupan (Mahatma Gandhi)


Waktu sulit tidak berkepanjangan tetapi manusia tabah tetap kekal (Robert Schuller)


Hati manusia memikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya (Amsal)


Hanya sedikit dari kita yang melihat dan merasakan dengan mata dan hati milik kita sendiri (Albert Einstein)


Semua orang bisa marah, tetapi marah pada saat dan kondisi yang tepat tidaklah mudah (Socrates)


Adalah pikiran yang membuat sehat atau sakit, sengsara atau bahagia, kaya atau miskin


Kita tidak akan menemukan jalan menuju sukses. Kita harus merakitnya sendiri (Anonim)


Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang-ulang. Karena itu, keunggulan bukanlah suatu perbuatan melainkan sebuah kebiasaan (Aristoteles)


Kepercayaan diri memberikan inspirasi mengagumkan kepada yang memilikinya(John Milton)


Ketekunan adalah hasil dari kerja keras yang anda lakukan setelah lelah bekerja keras (Newf Gingrich)